← Semua berita

Penuh Keharuan dan Ucapan Syukur, GKII Bukit Zaitun Long Payau Gelar Acara Temu Pisah Gembala Jemaat

oleh Lisna · 09 Oktober 2026 · 23 kali dibaca
Penuh Keharuan dan Ucapan Syukur, GKII Bukit Zaitun Long Payau Gelar Acara Temu Pisah Gembala Jemaat
LONG PAYAU – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Gereja Kerapatan Injil Indonesia (GKII) Bukit Zaitun Long Payau. Seluruh jemaat berkumpul bersama untuk menghadiri Acara Temu Pisah Gembala Baru dan Gembala Lama. Momentum ini menandai babak baru dalam pelayanan kerohanian di desa tersebut, sekaligus menjadi ruang bagi jemaat untuk memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi pelayanan yang telah diberikan selama ini.
Kegiatan yang dilaksanakan adalah Acara Temu Pisah Gembala Jemaat. Acara ini merupakan tradisi sakral dalam organisasi gereja sebagai forum resmi ibadah syukur dan serah terima pelayanan rohani dari pemimpin spiritual yang lama kepada pemimpin rohani yang baru ditugaskan. Forum ini menjadi ruang bagi jemaat untuk mengekspresikan rasa terima kasih sekaligus menyambut kepemimpinan yang baru dengan tangan terbuka.
Tokoh utama dalam perhelatan ini adalah Gembala Lama (yang mengakhiri masa tugasnya) dan Gembala Baru (yang akan memulai pelayanan) di GKII Bukit Zaitun. Acara keagamaan ini dihadiri oleh:
  • Seluruh jemaat GKII Bukit Zaitun Long Payau dari berbagai kalangan usia.
  • Pengurus Majelis Jemaat dan Perwakilan Daerah/Wilayah GKII.
  • Tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa setempat yang hadir untuk menghormati peran pemimpin agama dalam menjaga keharmonisan warga.
Seluruh rangkaian prosesi peribadatan dan seremonial dipusatkan di dalam gedung Gereja GKII Bukit Zaitun Long Payau. Ruang utama gereja dihias dengan suasana yang hangat guna menyambut kedatangan para hamba Tuhan dan seluruh undangan.
Acara penuh kekeluargaan ini diselenggarakan pada 4 Agustus 2026. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan ibadah bersama dan dilanjutkan dengan acara seremonial temu pisah hingga selesai.
Temu pisah ini dilaksanakan sebagai bagian dari regenerasi, penyegaran organisasi pelayanan gereja, dan bentuk kepatuhan terhadap keputusan sinode/daerah GKII. Di sisi spiritual, acara ini sangat penting bagi jemaat untuk melepaskan gembala lama dengan doa dan berkat atas pelayanan yang telah selesai, sekaligus meneguhkan gembala baru agar dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan rohani di Long Payau secara berkelanjutan.
Pelaksanaan acara temu pisah ini berlangsung secara sistematis melalui beberapa tahapan yang menyentuh hati:
  1. Ibadah Syukur Pembuka: Acara diawali dengan puji-pujian yang dibawakan oleh jemaat, dilanjutkan dengan khotbah firman Tuhan yang menekankan pentingnya kesetiaan dalam pelayanan dan kesatuan hati jemaat.
  2. Kesan dan Pesan (Pisah): Gembala lama menyampaikan kata-kata perpisahan, permohonan maaf, serta rasa terima kasih atas dukungan jemaat selama masa pelayanannya. Perwakilan Majelis Jemaat juga memberikan testimoni dan ucapan terima kasih yang mendalam atas dedikasi beliau.
  3. Penyambutan (Temu): Gembala baru beserta keluarga diperkenalkan secara resmi di depan mimbar. Beliau menyampaikan visi pelayanan ke depan dan memohon bimbingan serta kerja sama dari seluruh jemaat.
  4. Prosesi Serah Terima & Doa Pengutusan: Dilakukan penandatanganan dokumen serah terima jabatan pelayanan. Setelah itu, para pendeta dan penatua berkumpul untuk menumpangkan tangan dan mendoakan kedua hamba Tuhan tersebut agar diberkati di tempat pelayanan masing-masing.
  5. Pemberian Cendera Mata & Ramah Tamah: Sebagai penutup, jemaat memberikan cendera mata atau kenang-kenangan kepada gembala lama sebagai simbol kasih, diikuti dengan bersalaman bersama dan makan siang kekeluargaan.
Melalui acara temu pisah ini, hubungan kekeluargaan antara jemaat GKII Bukit Zaitun Long Payau dengan kedua hamba Tuhan terikat semakin erat, membawa harapan baru bagi kemajuan iman dan pelayanan di desa tersebut.
Bagikan:

Baca juga